Surat Dari Mawar Layu 018
Bertaut sunyi merangkul malam Tikam yang tak berujung Gundah, terperi lagi Cemas bersandar puas Pada hal yang tak terbatas Tak pernah bening kesyahduannya Segala yang rumit tak kan terbesit Untuk puan yang merenung diujung selimut Indonesia, 11.38