Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Surat Dari Mawar Layu 023

Apakah selain bulan hujan, Juni dinobatkan sebagai bulan cinta, Tuan? Sebagaimana banyaknya puisi yang kau bingkai tiap rintik turun Hawa tanah setelahnya menyamar bayangmu Jarak pada langkah yang kian jauh meninggalkan banyak jejak puisi yang hampir menjadi mushaf Rasa yang pupus berotasi menjadi bacaan khalayak yang mengundang mereka hidup dalam sanubari  Bersama rapuh yang terus tumbuh Tuan,  Selamat bulan Juni Dimana hujan, malam dan puisi menyatukan hasratnya dalam kesyahduan Menikah atas nama segala rasa yang pernah dan akan terjadi.

Surat Dari Mawar Layu 022

Pengabsah Wangsa Terlahir sebagai perempuan jawa Banyak langkah yang harus tersusun dan terjaga Memiliki kekuatan batin yang unggul Harus menguasai segala tata dan krama dari perawan Menjaga diri dari segala bala dan kerusakan lahir yang berdampak pula pada batin Merawat jisim yang sudah diciptakan gusti Allah dan menjaganya hanya untuk suaminya kelak Untuk beberapa perempuan jawa Pesonanya terletak pada tirakatnya Mereka mempunyai ardhanariswari , atau perempuan terpilih Mereka bukanlah wanita sembarangan Bak Ken Dedes, Ia adalah titisan dewi, pengabsah wangsa, wadah kesaktian dan hanya lelaki dengan kekuatan luar biasa yang bisa menikahinya Dalam kesakralan Islam dan jawa Pancaran sinar dalam diri perempuan keluar dari keistiqomahan men-sholihah-kan dirinya yang tidak langsung juga membentuk budi pekerti keturunannya Dengan kekuatan manut  pada suami, Merapal doa disepertiga malam, Ayat ayat yang selalu dilantunkannya, Juga kemurnian mikul duwur mendem jeru- nya.