Surat Dari Mawar Layu 023
Apakah selain bulan hujan, Juni dinobatkan sebagai bulan cinta, Tuan? Sebagaimana banyaknya puisi yang kau bingkai tiap rintik turun Hawa tanah setelahnya menyamar bayangmu Jarak pada langkah yang kian jauh meninggalkan banyak jejak puisi yang hampir menjadi mushaf Rasa yang pupus berotasi menjadi bacaan khalayak yang mengundang mereka hidup dalam sanubari Bersama rapuh yang terus tumbuh Tuan, Selamat bulan Juni Dimana hujan, malam dan puisi menyatukan hasratnya dalam kesyahduan Menikah atas nama segala rasa yang pernah dan akan terjadi.