Tuhan memang punya kekuasan dan kendali atas semua yang ada dalam diri, Perasangka, perasaan, jiwa, maupun hati. Segala ketidaktenangan dan sedih, Merupakan bentuk keseimbangan emosi. Kebahagiaan dan keberkahan, Bukti Tuhan Maha segalanya dalam menentukan. Pada luka-luka yang berserakan, Aku memilih menyimpannya dalam tulisan. Pada goresan yang sudah tak terbilang, Aku paksa untuk segera sembuh dan hilang. Semoga hati dan pikiran kita selalu diluaskan, Allah yang menuntun, kuatkan kita dalam setiap perjalanan. Selamat hari Asyura' ♡ 10 Muharram 1447 H
Hai, hallo Tuan Bagaimana perjalananmu yang tanpaku? Mawarku selalu merekah berganti warna, Menunggu kau petik entah ketika warna apa. Hai Tuan, Bagaimana soal jadwal murojaah kita yang akan datang? Ingin berapa halaman kitab yang akan kita mutholaah bersama? Berapa takaran gula dari kopimu yang ingin kuseduh? Renyah tawamu yang bergema, menjadi amin bahwa kau selalu bahagia Memelukmu dalam doa tanpa nama. Saat sudah tak ada siapa, selalukan Tuhan dalam hati kita. Ya? Bersujud dibelakangmu, melangkah disampingmu, Menjaga bersama dalam waktu yang tak pernah terbuang. Hallo Tuan, Aku, istri dari masa depanmu. Aku mencintaimu dalam tiap-tiap bait puisiku
Hai Tuan, Lama tidak ku sapa dalam sajak-sajakku yang tak bernuansa Sudah sampai mana kau berkelana? Agaknya aku yang terlalu lama menepi Aku tak lagi mengenali siapa diri ini Ku lihat kedepan, sudah tampak sepi Kau amat jauh untuk ku hampiri Tapi saat aku menemukanmu dan melihat sorot indah matamu Aku menemukan kembali diriku Lakumu membuatku ingin mensejajarkan langkahku, sama denganmu Bolehkah? Biarkan aku menjelajahi dirimu Sembari aku menemukan apa yang pernah aku tinggal Izinkan aku hijrah karena keelokan hatimu Lembutmu, mencipta aksara menawan Aku mencintaimu dalam setiap sajak-sajakku 19 Muharram 1447 H
Komentar
Posting Komentar