Surat Dari Mawar Layu 011
Balut-balut telah lepas
Gugur menyiram semi
Riak tangis merelung syahdu
Bagiku,
Abu menjadi hitam
Sunyiku entah kapan akan padam
Atas gonggongan mereka yang mencekam
Pamit
Aku undur hajat dengan pasif
Ia yang tak pernah layu
Indonesia, 25 Oktober 2022
Komentar
Posting Komentar