Surat Dari Mawar Layu 030
Akan ada masanya untuk pulang
Diperbolehkan merasa lelah, mengeluh, dan sakit
Dipersilakan marah, menangis, dan kecewa
Hambar begitu saja
Tak mampu bertahan dan ingin berlari pergi
Diulurkan usapan air mata, pundak sandaran, dan kata menenangkan
Yang diperjuangkan hanya titik keyakinan adanya diri ini
Kalau kebaikan sudah (berkali-kali) dikhianati,
Apalagi yang harus dipercayai?
Komentar
Posting Komentar