Surat Dari Mawar Layu 032
Hai Tuan,
Bolehkah aku kirimkan secarik surat lagi untukmu?
Maaf jika aku masih bersikap lancang karena masih mengagumimu
Rasanya tetap sama Tuan,
Seperti waktu waktu yang telah lalu
Dan kamu juga tetap sama
Dapat menarik perhatian orang orang disekitarmu dengan kebaikan dan aura baik dalam jiwamu
Termasuk aku
Apapun sikap orang lain terhadapmu, kamu selalu berbalik baik kepada mereka
Aku baru sadar Tuan
Bahwa kelebihanmu yang kuceritakan disuratku yang pertama,
Kalah dengan keistiqomahanmu berbuat baik kepada semua makhluk
Maaf Tuan,
Celotehanku perihal rasa yang selama ini terbentuk, mengganggumu
Puisi puisi yang kukirim semoga dapat menjelaskan gambaran yang selama ini ingin aku tunjukkan kepada kamu
Terimakasih Tuan,
Sudah menjadi sebab karya dan berjalannya aku di ladang tulisan
Demi ridho Tuhan, aku mencintaimu dalam bait bait sajakku
Komentar
Posting Komentar