Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Surat Dari Mawar Layu 042

Hai Tuan, Lama tidak ku sapa dalam sajak-sajakku yang tak bernuansa Sudah sampai mana kau berkelana? Agaknya aku yang terlalu lama menepi Aku tak lagi mengenali siapa diri ini Ku lihat kedepan, sudah tampak sepi Kau amat jauh untuk ku hampiri Tapi saat aku menemukanmu dan melihat sorot indah matamu Aku menemukan kembali diriku Lakumu membuatku ingin mensejajarkan langkahku, sama denganmu Bolehkah? Biarkan aku menjelajahi dirimu  Sembari aku menemukan apa yang pernah aku tinggal Izinkan aku hijrah karena keelokan hatimu Lembutmu, mencipta aksara menawan Aku mencintaimu dalam setiap sajak-sajakku 19 Muharram 1447 H

Surat Dari Mawar Layu 041

Ranting-rantingnya patah Daun-daunnya gugur Batangnya mengeropos Akarnya hampir menyusut Alangkah banyaknya pisau dan benda tajam yang menginginkan ia tumbang Perlahan tanpa pasti Diam-diam tak nampak Bagaimana ukiran rasa yang selama ini merekahkan aroma dan bunga indah itu? Sudah habis kah waktunya? Tak abadikah semua itu dalam rangkaian pohon yang selama ini ku biarkan tumbuh? Ternyata itu bukanlah pupuk yang bisa membuatnya kokoh Biarkan rangka yang tersisa menerjang badai yang menguatkan Bahwa tidak ada yang dapat menghabiskannya Karena terlalu kuat untuk dibiarkan tersayat

Surat Dari Mawar Layu 040

Tuhan memang punya kekuasan dan kendali atas semua yang ada dalam diri, Perasangka, perasaan, jiwa, maupun hati. Segala ketidaktenangan dan sedih, Merupakan bentuk keseimbangan emosi. Kebahagiaan dan keberkahan, Bukti Tuhan Maha segalanya dalam menentukan. Pada luka-luka yang berserakan, Aku memilih menyimpannya dalam tulisan. Pada goresan yang sudah tak terbilang, Aku paksa untuk segera sembuh dan hilang. Semoga hati dan pikiran kita selalu diluaskan, Allah yang menuntun, kuatkan kita dalam setiap perjalanan. Selamat hari Asyura' ♡ 10 Muharram 1447 H