Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Surat Dari Mawar Layu 005

Bergelut dengan kehinaan perasaan  Meringkuk bisik terhambat pelik Bungkam tertutup sunyi Kau menyediakan tombak untuk menyergap Tuhan samarkan dalam kebutaan Usik menyelinap  Aku menyingkir singkap Indonesia, 25 Juni 2022

Surat Dari Mawar Layu 004

Tersamar membelenggu Pada jiwa-jiwa yang rapuh sebelum tumbuh Ada rasa manis yang terus menetes Bukan lidah kucing yang menjilat Lepaskan manisan itu dari rantai Kekang jiwa memberontak Indonesia, 18 Juni 2022

Surat Dari Mawar Layu 003

Rapalku disetiap rawatib Usapan sembab airmata menjelang subuh Wajah semu dikala salam Gerangan apa yang diharapkan selama ini? Cita dan cinta adalah satu Untuk menuliskannya, Aku harus menyuluruh Karena aku, telah jatuh cinta  Ditempat cita citaku harus tumbuh Maaf Tuan, aku rindu akan puisimu. Apakah aku sudah tidak akan dapat lagi menikmatinya? Aku rindu, Tuan. Kembalilah, aku tidak akan mengulanginya lagi. Demi rasa yang tak akan hilang, aku mencintaimu dalam bait-bait sajakku. Indonesia, 31 Mei 2022